Sabtu, 24 Juli 2010

Freeport Diduga Produksi Uranium Secara Diam-diam


Freeport diduga menggali bahan baku uranium secara diam-diam sejak delapan bulan   silam, kata Yan Permenas  Mandenas S.Sos Ketua Fraksi Pikiran Rakyat Dewan Perwakilan Rakyat  Provinsi Papua kepada ANTARA di Jayapura, Selasa, di ruang kerjanya. “Kegiatan ini dilakukan secara tersembunyi dan telah berlangsung cukup lama,” ungkapnya yang juga anggota Komisi C DPRDP.
Ia menambahkan, Freeport telah mencuri hasil kekayaan masyarakat Papua  dan membohongi pemerintah dengan hasil tambang yang disalurkan lewat  jaringan pipa-pipa bawah tanah.
“Selain emas, uranium juga diproduksi oleh Freeport,” tambahnya.



Informasi ini menurutnya, didapatkan dari sejumlah masyarakat dan karyawan Freeport di Timika.

“Selain karyawan dan masyarakat, saya juga mendapat laporan dari sumber yang dapat dipercaya,” tandasnya.
Hal ini sangat disayangkan mengingat pajak yang didapatkan dari  perusahaan emas terbesar didunia ini, hanya berjumlah Rp30 milyar pada  tahun lalu.
Mandenas juga mengeluhkan, bahwa dewan belum bisa bergerak karena  terkendala masalah klasik, yaitu belum ada alokasi dana untuk turun ke  lapangan.
“Kami belum bisa ke lapangan karena terkendala dana,” katanya. (Antara News)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar