Sabtu, 30 Mei 2009

Download ebook islami gratis (buku islam)

Berikut ini adalah ebook islami yang dapat anda download. Klik setiap link untuk download buku islam di bawah ini

1. 1001 Kisah Teladan
2. 74 wasiat kepada pemuda
3. Akhkamul jumat
4. Al aqidah athtahawiah
5. Alasan Ali sina meninggalkan islam
6. Aqidah salaf ashabul hadist
7. Artikel islam
8. Bagaimana kita dicipta
9. Biarkan jenggot anda tumbuh
10. Biografi dan Karomah Syuhada Bosnia
11. Dasar-dasar Memahami Tauhid
12. Dhaif Riyadhush Shalihin
13. Dosa-dosa Yang Dianggap Biasa
14. Fathulbaari Penjelasan kitab shahih al bukhari
15. hadits palsu dlm 4kitabsunan
16. kalender puasa sunnah
17. Khairul Nizam AbdulMaulud
18. Kisah-Kisah Shahih Seputar Para Nabi Rosul 1
19. Kisah-Kisah Shahih Seputar Para Nabi Rosul 2
20. Kitab tauhid
21. Komunitas nuun
22. Kumpulan Buku Yusuf Qardhawi 1
23. Kumpulan Buku Yusuf Qardhawi 2
24. Kumpulan Buku Yusuf Qardhawi 3
25. Malaikat dan Iblis
26. Melumpuhkan senjata syetan
27. Mengenal Nabi Muhammad SAW
28. Mengenal sunnah dalam jumat
29. Malapetaka akhir zaman
30. Nama anak putra islami
31. Nama anak putri islami
32. Pengobatan cara nabi
33. Perkara keimanan global as salafiah
34. Pintu2 pahala dan penghapus dosa
35. Risalah tentang sihir
36. Ruqiyyah Syarriah
37. Sehari di kediaman rasulullah
38. Kita pantas bersyukur


Tambahan :
1. Tentang Ahmadiyah
2. Alquran dan rahasia angka
3. Aqidah ahlus sunnah
4. Ulil vs Awam
5. Bukti kebenaran Alquran
6. Buku hartono ahmad jaiz
7. Manhaj As salafus shahih
8. Artikel eramuslim
9. Himpunan Hadist Qudsi
10. Artikel HM Abdurrahman
11. Kajian Islam
12. kumpulan buku tentang hakikat syi'ah
13. Tentang ldii
14. Matematika alam semesta
15. Mengungkap rahasia alquran
16. Menyingkap tabir ikhwanul muslimin
17. QARDHAWI
18. Rifqon ahlassunnah bi ahlissunnah
19. Sejarah teks Alquran
20. Syariah aqidah al wasthiyah

Ebook islami di atas bisa diunduh menggunakan link berikut ebook islami

Rabu, 27 Mei 2009

Download software pembuat teka-teki silang (gratis)

Buat teman-teman yang ingin membuat tekateki silang, ada software gratis yang bis anda gunakan untuk memudahan dalam mengatur bentuk tts anda. Anda hanya perlu memasukkan data (kata) dan jawabannya (clue). Selebihnya software tersebut yang mengatur.

Buat teman yang berminat menggunakan software EclipseCrossword bisa mendownload disini

Sumber:http://www.eclipsecrossword.com/



TV Plasma dan TV LC, Mana yang lebih baik


Apakah ada perbedaan kualitas gambar antara Plasma, LCD dan TV biasa?

Antara Plasma dan LCD menghasilkan gambar yang bagus jadi boleh dibilang tidak terlalu signifikan dalam hal kualitas gambar tetapi untuk TV biasa (CRT), masih sebagian orang memilih jenis ini karena dapat menghasilkan kulitas gambar yang lebih baik secara keseluruhan.

Jadi dalam hal ini, tidak ada pemenangnya, kecuali mungkin dalam hal merek TV yang akan anda pilih

Apa keuntungan yang dimiliki Plasma dibandingkan LCD?

Plasma biasanya dapat menampilkan sudut pandang yang lebih lebar dibandingkan LCD sehingga seperti kita ketahui semakin lebar sudut pandang (angle view) maka semakin baik karena akan memudahkan anda dalam menentukan posisi anda duduk.

Plasma dapat lebih baik menghasilkan gambar yang tajam, terutama dalam hal "menangkap" gerakan yang cepat dalam sebuah film yang sedang ditonton.

Yang terakhir adalah masalah harga dimana harga plasma lebih murah dibandingkan LCD walaupun belakangan ini, ada beberapa LCD yang harganya menyaingi Plasma.

Apa keuntungan yang dimiliki LCD dibandingkan Plasma?


LCD mempunyai resolusi yang lebih tinggi dibandingkan dengan Plasma untuk ukuran TV yang sama.

LCD mengkonsumsi daya listrik yang lebih kecil dibandingkan Plasma (sekitar 30% lebih rendah).

LCD mempunyai life span (waktu pemakaian) yang lebih panjang dari Plasma dimana biasanya LCD bisa bertahan sampai pemakaian 60.000 jam sedangkan Plasma sekitar 30.000 jam (belakangan ada juga Plasma yang dapat bertahan sampai dengan 60.000 jam)

Mana yang lebih baik untuk anda? Plasma atau LCD?

Jika anda menginginkan TV dengan ukuran kecil atau dibawah 50 inch maka LCD adalah pilihan terbaik mengingat harga LCD untuk ukuran tersebut jauh lebih murah bahkan semakian murah saat ini.

Jika anda menginginkan TV berukuran besar atau lebih dari 50 inch maka kami menyarankan anda untuk membeli Plasma karena harga Plasma untuk ukuran diatas 50 inch jauh lebih murah dibandingkan dengan LCD.

Terlepas Plasma atau LCD yang anda akan beli, pastikan bahwa TV tersebut mempunyai intergrated/ digital tuner (bukan analog) untuk mendapatkan hasil gambar yang lebih baik. (http://erabaru.or.id/)

Spesies Manusia Kerdil Ditemukan di Flores

Para ilmuwan telah menemukan fosil-fosil tengkorak dari suatu spesies manusia yang tumbuh tidak lebih besar dari kanak-kanak berusia lima tahun di goa di Flores, Indonesia. Manusia kerdil yang memiliki tengkorak seukuran buah jeruk ini diduga hidup 13.000 tahun lalu. Penemunya adalah ilmuwan-ilmuwan Indonesia dan Australia. Para ilmuwan yakin tengkorak yang mereka temukan ini berasal dari spesies manusia yang benar-benar baru bagi dunia ilmu pengetahuan.


Tengkorak pertama dari spesies yang kemudian disebut sebagai Homo floresiensis atau Manusia Fores itu ditemukan September 2003. Ia berjenis kelamin perempuan, tingginya saat berdiri tegak kira-kira satu meter, dan beratnya hanya 25 kilogram. Ia diduga berumur sekitar 30 tahun saat meninggal 18.000 tahun lalu.


Tengkorak dan tulang belulangnya ditemukan dalam sebuah lokasi endapan di goa Liang Bua, dimana dijumpai pula beberapa peralatan batu dan tulang belulang gajah kerdil, hewan-hewan pengerat sebesar anjing, kura-kura raksasa, dan tulang Komodo. Perbandingan ukuran tengkorak Homo floresiensis dengan tengkorak manusia modern, Homo sapiens. Karena ukurannya, Homo floresienses dianggap sebagai penemuan paling spektakuler dalam dunia paleoanthropology sejak setengah abad ini, dan dilukiskan sebagai spesies manusia paling ekstrim yang pernah ditemukan.


Mereka tinggal di Flores sekitar 13.000 tahun lalu, yang artinya mereka ada saat manusia modern (Homo sapiens) juga ada. "Menemukan makhluk yang berjalan dengan dua kaki dan berotak kecil pada periode waktu dimana manusia modern telah eksis adalah sesuatu yang amat menakjubkan," kata Peter Brown, seorang paleoanthropologis dari Universitas New England di New South Wales, Australia.


"Penemuan ini benar-benar tidak disangka," kata Chris Stringer, direktur program Human Origins di Museum Natural History, London. "Menemukan manusia purba di Flores saja sudah hebat. Bahwa mereka berukuran hanya satu meter dan memiliki otak seperti otak simpanse adalah hal yang lebih menakjubkan. Dan fakta keberadaan mereka yang hidup 20.000 tahun lalu, dimana nenek moyang manusia modern mungkin pernah bertemu mereka adalah hal yang sungguh-sungguh luar biasa."


Para peneliti memperkirakan orang-orang kerdil ini hidup di Flores sejak sekitar 95.000 tahun lalu hingga setidaknya 13.000 tahun lalu. Mereka mendasarkan teori ini atas perhitungan karbon terhadap tulang belulang dan peralatan batu yang ditemukan bersama fosil. Orang-orang kerdil ini mungkin bangsa pemburu karena ditemukan pula bilah-bilah pisau batu, ujung panah atau tombak, serta peralatan memotong lain.


Dalam komentarnya di majalah Nature, Marta Mirazón Lahr dan Robert Foley, keduanya dari Leverhulme Centre for Human Evolutionary Studies di Universitas Cambridge, mendeskripsikan Homo floresiensis sebagai spesies yang akan mengubah pandangan kita mengenai geografi evolusi manusia, biologi, dan kebudayaan purba.


Penemuan ini menunjukkan bahwa genus Homo ternyata lebih bervariasi dan lebih luwes dalam kemampuan adaptasinya dibanding perkiraan semula. Genus Homo sendiri termasuk di dalamnya adalah manusia modern (Homo sapiens), Homo erectus, Homo habilis, dan Neandertals, memiliki ciri-ciri adanya rongga otak yang relatif besar, posturnya tegak, dan mampu membuat peralatan.


"Homo floresiensis adalah tambahan bagi daftar spesies manusia yang hidup pada waktu bersamaan dengan manusia modern. Saya kira orang-orang akan terkejut mendengar beberapa ribu tahun lalu kita tidak sendirian," kata Brown.


Walau tubuhnya lebih kecil, otaknya lebih mungil, dan mempunyai anatomi tubuh yang merupakan perpaduan primitif dan modern, spesies ini tetap dimasukkan dalam genus Homo. Para peneliti menduga orang-orang kerdil ini berevolusi dari ukuran manusia normal, yakni dari populasi Homo erectus yang mencapai Flores sekitar 840.000 tahun lalu.


"Secara fisik mereka berukuran sama dengan anak-anak manusia modern berusia tiga tahunan, namun dengan rongga otak hanya sepertiganya," kata Richard Roberts, seorang geochronologist dari Universitas Wollongong, Australia. "Mereka memiliki lengan lebih panjang, tulang alis lebih tebal, dahi yang miring, dan tidak mempunyai dagu."


Rahang bawahnya diisi gigi-gigi besar tumpul seperti gigi Australopithecus, manusia purba yang hidup di Afrika lebih dari tiga juta tahun lalu. Gigi depannya lebih kecil seperti gigi manusia modern. Lobang mata manusia Flores ini besar dan bulat, dan tulang pinggulnya tampak primitif, mirip bangsa kera. Walau secara keseluruhan tidak terlihat seperti manusia modern, beberapa perilaku mereka sungguh mirip manusia.


Orang-orang Flores ini menggunakan api dalam perapian untuk memasak. Mereka juga berburu stegodon, sejenis gajah kerdil primitif yang hidup di sana. Walau kerdil, seekor stegodon bisa mencapai berat 1.000 kilogram, dan pasti merupakan tantangan besar bagi pemburu-pemburu dengan ukuran tubuh seperti anak-anak. Artinya perburuan haruslah dilakukan dengan komunikasi efektif dan perencanaan, kata para peneliti.


Hampir seluruh fosil stegodon yang berkaitan dengan manusia kerdil itu berasal dari hewan muda, menunjukkan bahwa orang-orang itu memilih untuk memburu stegodon kecil. Dari fosil yang dijumpai, makanan orang-orang Flores itu termasuk ikan, katak, ular, kura-kura, burung, dan hewan-hewan pengerat.


Mereka itu bukanlah jenis yang bodoh karena berhasil bertahan berdampingan dengan jenis kita setidaknya selama 30.000 tahun tanpa kita sadari. Mereka juga bisa membuat beberapa peralatan batu, memburu gajah pigmi, dan menyeberangi setidaknya dua laut untuk mencapai Flores dari Asia. Dan uniknya dengan otak yang hanya sepertiga otak kita. Namun mereka, bersama dengan gajah-gajah kerdil punah akibat letusan gunung api besar.


Di lain pihak, tidak ada bukti bahwa nenek moyang manusia modern pernah mencapai Flores sebelum 11.000 tahun lalu, sehingga tidak diketahui apakah Homo floresiensis pernah bertemu dengan jenis kita. Para ilmuwan menemukan sisa-sisa mereka bersama stegodon hanya di bawah lapisan debu vulkanis berusia 12.000 tahun, sedangkan sisa-sisa manusia modern ditemukan di atas lapisan itu.


Yang jelas, rumor, mitologi, dan legenda mengenai makhluk-makhluk kerdil sudah beredar di Flores selama berabad-abad. Penduduk setempat diketahui sering menceritakan mengenai Ebu Gogo, manusia kerdil berbulu yang tingginya hanya satu meteran. Ebu Gogo diceritakan bisa berkomunikasi dengan sesamanya dalam bahasa yang terdengar seperti menggumam dan bisa menirukan ucapan manusia seperti halnya burung beo. Cerita turun temurun itu bisa jadi berarti mereka pernah berinteraksi dengan manusia modern.


"Dilihat dari perspektif regional, jelas ada manusia modern di Australia sejak setidaknya 40.000 tahun lalu, dan di Kalimantan sejak 43.000 tahun lalu," kata Roberts. "Sehingga ada waktu dimana manusia dan orang kerdil hidup dalam periode sama antara 40.000 hingga 18.000 tahun lalu. Namun bagaimana interaksi mereka, kita tidak tahu sama sekali, sebelum memperoleh bukti-bukti lebih jelas."


Para ilmuwan juga berkeinginan meneliti bagaimana dan mengapa Homo floresiensis memiliki tubuh begitu kecil. Ketika fosilnya ditemukan pertama kali, mereka menyangka itu adalah fosil anak kecil. Bisa dimaklumi karena sejauh ini tidak ada catatan adanya bangsa yang sekerdil itu. Orang pigmi di Afrika saja lebih tinggi dengan ukuran tubuh rata-rata 1,4 hingga 1,5 meter.


Salah satu penjelasan mengenai hal itu adalah bahwa selama ribuan tahun, orang-orang ini menjadi makin kecil karena kondisi alam menjadikan mereka kecil. Mamalia-mamalia yang menjadi kerdil di pulau-pulau Flores juga mendukung teori itu. Sebabnya antara lain karena di sana hanya ada sedikit saja persedian makanan, sedikit hewan pemangsa, dan sedikit spesies yang berebut wilayah. Karena kebutuhan energi per harinya sedikit, maka tidak diperlukan tubuh besar untuk bertahan.


Tentu saja tidak ada bukti yang membenarkan teori di atas. "Yang jelas tidak ada fosil manusia berbadan besar yang ditemukan di Flores bersama peralatan-peralatan batu berusia 840.000 tahun lalu," kata Brown. "Artinya mereka mungkin tidak mengerdil di sana karena tidak ada bukti nenek moyangnya bertubuh besar. Mereka mungkin tiba sudah dalam postur kecil." (http://www.kompas.com)

Misteri Kota Hilang di Dasar Laut

Peninggalan prasejarah kembali ditemukan di dasar laut. Di Kuba ditemukan kota kuno yang kira-kira berusia 600 tahun, juga di Semenanjung Gujarat yang diperkirakan berusia 9000 tahun. Asal-usul peradaban manusia semakin terungkap.

Pada Desember 2001, sebuah penemuan baru di Kuba telah menyajikan bukti yang lebih jauh untuk kebudayaan prasejarah. Di bawah ini adalah berita baru yang bersumber dari berita Reuters, 12 Desember 2001 yang berjudul: ''Puing-puing dari "Kota yang Hilang" Ditemukan di Bawah Laut Kuba''. Berikut beritanya;

Dengan Menggunakan Robot Kapal Selam untuk menjelajah dasar laut Kuba, para peneliti mengemukakan bahwa pada mereka telah menemukan beberapa struktur-struktur bebatuan yang mungkin telah dikonstruksi oleh peradaban kuno yang tidak diketahui ribuan tahun lalu.


Ahli-ahli dari Perusahaan Penjelajah Kanada mengatakan bahwa selama musim panas, mereka mendokumentasikan puing-puing dari "Kota yang Hilang" dibawah permukaan air pantai Guaanahacibabes Peninsula, disebelah barat pulau. Setelah memperingatkan bahwa sifat penemuan mereka tidak seluruhnya dapat dipahami, pemimpin ekspedisi mengatakan bahwa mereka akan kembali di bulan Januari untuk mengadakan penelitian lebih lanjut. "Ini adalah sebuah stuktur yang mengagumkan yang mungkin merupakan suatu pusat kota yang besar", ujar Paulina Zelitsky, ahli kelautan Kanada dari perusahaan Advance Digital Communication (ADC). Peneliti menunjukkan bahwa struktur misterius tersebut kemungkinan besar telah dibangun paling tidak sekitar 6000 tahun yang lalu (1.500 tahun sebelum piramida pertama di Giza, Mesir).

Pada bulan Juli 2000, peneliti ADC menggunakan peralatan sonar mengindentifikasikan sebuah dasar di kedalaman 650 meter, yang tersusun secara simetris dari batu-batuan, menyerupai sebuah layout kota dilapisi oleh pasir, yang secara jelas terlihat. ''Dari atas, stuktur-struktur tersebut terlihat seperti piramid, jalan dan bangunan-bangunan,'' imbuh Paulina.

Satu tahun kemudian, pada bulan Juli 2001, tim ADC, rekan Paulina dari Kuba dan ahli-ahli dari akademi Ilmu Pengetahuan Kuba kembali ke area tersebut dengan menggunakan kapal laut bernama Ulises dan mengirimkan robot kapal selam, yang dikendalikan oleh remote control untuk mendokumentasikan bagian-bagian dari area seluas 20 meter persegi. Hasilnya menunjukkan adanya blok-blok besar dari granit yang berbentuk formasi melingkar dan tegak lurus. Sebagian dari blok-blok tersebut, mempunyai panjang dua sampai lima meter, tidak terlapisi oleh apapun. Yang lainnya dilapisi oleh sedimen dan pasir putih.

Menurut para peneliti, penemuan yang membangkitkan minat ini menyajikan bukti bahwa Kuba kemungkinan besar mempunyai hubungan dengan Yucatan Peninsula oleh garis daratan. "Ada banyak teori baru tentang pergerakan daratan dan kolonisasi dan apa yang kita lihat disini menyajikan banyak informasi-informasi baru yang menarik,'' jelas Zelitsky.

Para arkeolog ilmu kelautan telah menemukan suatu tempat bersejarah dari kebudayaan kuno di Teluk Khambhat di Semenanjung Gujarat, berdekatan dengan semenanjung barat India. Diperkirakan memiliki riwayat sejarah 9000 tahun dan beberapa ribu tahun lebih lama dibanding kota kuno yang pernah diketemukan oleh manusia sebelumnya. Demikian diberitakan radio BBC London, 16 Januari 2002.

Lokasi itu ditemukan secara tidak sengaja ketika para ilmuwan kelautan dari Institut Nasional Teknik Kelautan sedang melakukan uji coba tingkat pencemaran air di area tersebut. Peralatan uji coba mereka menerima tanda-tanda asing, dan mereka memasang 2 buah peralatan sonar dengan sensitifitas tinggi di samudra guna menemukan sumber tanda-tanda asing tersebut.

Tanpa disangka-sangka, mereka menemukan lokasi bersejarah kota kuno ini, 9000 m2, membentang di pantai. Artifak yang ditemukan oleh anggota riset di dasar samudra meliputi gigi manusia yang sudah tidak lengkap lagi, tulang hewan, potongan peninggalan dari kayu dan keramik. Mineral karbon yang ada menunjukkan bahwa artifak tersebut diperkirakan telah ada sejak 9000 tahun yang silam. Gambar lokasi bersejarah memperlihatkan adanya tangga, kamar mandi, dan pura di sana.

Orang-orang menganggap kota terkuno yang pernah dibangun manusia adalah kota yang dibangun di lembah antara 2 sungai di Mesopotamia, antara 4000 - 3500 SM, sementara kebudayaan di lembah Sungai Indus berusia sekitar 2500 SM. Penemuan baru di Samudra India ini telah menyanggah anggapan tersebut. Para arkeolog berpendapat bahwa kebudayaan tersebut kemungkinan adalah kebudayaan pra-sejarah, yang tidak dikenal sama sekali oleh umat manusia sekarang.

Dengan penemuan-penemuan arkeologis pada jaman prasejarah tersebut, pengertian manusia akan asal-usul umat manusia dan sejarah manusia sedikit demi sedikit mulai berubah. Beberapa teori, yang telah diterima secara luas bahkan sampai hari ini, seperti misalnya Teori Evolusi Darwin, terbukti tidak dapat menjelaskan penemuan ini. Sekarang saatnya membuka mata dan memahami diri kita sendiri dan dunia ini, dengan cara pandang yang baru (http://erabaru.or.id/)

Misteri Tengkorak Kristal Suku Maya

Sebuah legenda telah diceritakan secara turun temurun sejak lama di Amerika Tengah. Baik suku Maya dan suku Aztec percaya bahwa dunia telah dihancurkan 4 kali dan yang kita tempati sekarang adalah dibawah Matahari ke 5. Raksasa hidup dibawah matahari pertama, dunia mereka telah dihancurkan oleh air. Matahari kedua menyaksikan naga dari udara menghancurkan dunia dan orang-orang diubah menjadi kera, hanya seorang pria dan seorang wanita yang diselamatkan. Matahari ketiga telah dihancurkan oleh api surga (meteor), manusia pada masa itu hanya makan buah-buahan…


Pada masa Matahari ke 4, manusia telah mati karena kelaparan, yang diikuti dengan banjir api dan darah. Diperkirakan akhir dari dunia ke 5 telah tiba karena Bumi telah bergetar (dikarenakan kemungkinan akan terjadinya pembalikan kutub magnet Bumi). Kemudian semua kehidupan akan lenyap.


Mungkin anda telah mendengar tentang kalender suku Maya. Dimulai dari 13 Agustus 3114 Sebelum Masehi, dan akhir jaman diperkirakan akan jatuh pada 21 Desember 2012. Ini berhubungan dengan Venus. Tetua suku Maya meninggalkan naskah kuno berisi berbagai ramalan, khususnya mengenai gerhana matahari. Mereka dianggap sebagai ahli astronomi yang terkenal.


Pada suatu masa ketika manusia menghuni 12 planet, terdapat 13 tengkorak kristal yang ditinggalkan. Mereka meninggalkannya untuk orang di Bumi. Orang Atlantis meninggalkannya untuk suku Maya. Bila digabungkan bersama, tengkorak ini dapat menyingkap informasi tentang asal usul kita dan bagaimana cara untuk menghindari bencana di masa yang akan datang. Nenek moyang kita dapat membuatnya berbicara, rahangnya dapat bergerak. Kita mungkin bisa menganggapnya sebagai sebuah komputer super canggih.


Hasil dari berbagai penelitian tentang tengkorak ini sangat mencengangkan. Sebut saja penelitian pada tengkorak yang dinamakan Anna Mitchell-Hedges yang dilakukan oleh laboratorium Hewlett Packard. Hasilnya bisa diringkas sebagai berikut: “Peneliti kami tidak dapat menjelaskan bagaimana cara tengkorak ini dipahat pada masa lalu tanpa menggunakan alat-alat jaman sekarang.”


Menurut seorang ahli di Hewlett Packard, akan membutuhkan waktu setidaknya satu tahun untuk memahat tengkorak Anna Mitchell-Hedges meskipun menggunakan alat-alat modern. Tidak dapat dijelaskan bagaimana sebuah pahatan yang rapuh dapat bertahan utuh menghadapi goncangan-goncangan dan panas bumi.


Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan ini bisa saja membantu memberikan bukti kebenaran dari legenda ini.


Perlu diinformasikan pula bahwa sejak akhir abad ke 19, perdagangan tengkorak kristal telah dimulai, namun kebanyakan adalah merupakan duplikat.

Piramida di Segitiga Bermuda

Belum lama ini, beberapa ilmuwan Amerika, Perancis dan negara lainnya pada saat melakukan survey di area dasar laut Segitiga Bermuda, Samudera Atlantik, menemukan sebuah piramida berdiri tegak di dasar laut yang tak pernah diketahui orang, berada dibawah ombak yang menggelora! Panjang sisi dasar piramida ini mencapai 300 meter, tingginya 200 meter, dan jarak ujung piramida ini dari permukaan laut sekitar 100 meter. Jika bicara tentang ukuran, piramida ini lebih besar skalanya dibandingkan dengan piramida Mesir kuno yang ada di darat. Di atas piramida terdapat dua buah lubang yang sangat besar, air laut dengan kecepatan tinggi melalui kedua lubang ini, dan oleh karena itu menggulung ombak yang mengamuk dengan membentuk pusaran raksasa yang membuat perairan disekitar ini menimbulkan ombak yang dahsyat menggelora dan halimun pada permukaan laut. Penemuan terbaru ini membuat para ilmuwan takjub.

Bagaimanakah orang dulu membangun piramida dan hidup didasar laut dengan lautnya yang gemuruh menggelora? Ada beberapa ilmuwan Barat yang berpendapat bahwa Piramida di dasar laut ini mungkin awalnya dibuat diatas daratan, lalu terjadi gempa bumi yang dahsyat, dan tenggelam ke dasar laut seiring dengan perubahan di darat. Ilmuwan lainnya berpendapat bahwa beberapa ratus tahun yang silam perairan di area Segitiga Bermuda mungkin pernah sebagai salah satu landasan aktivitas bangsa Atlantis, dan Piramida di dasar laut tersebut mungkin sebuah gudang pemasokan mereka. Ada juga yang curiga bahwa Piramida mungkin sebuah tanah suci yang khusus dilindungi oleh bangsa Atlantis pada tempat yang mempunyai sejenis kekuatan dan sifat khas energi kosmosnya, dia (Piramida) bisa menarik dan mengumpulkan sinar kosmos, medan energi atau energi gelombang lain yang belum diketahui.dan struktur pada bagian dalamnya mungkin adalah resonansi gelombang mikro, yang memiliki efek terhadap suatu benda dan menghimpun sumber energi lainnya.



Benarkah demikian? Master Li Hongzhi dalam buku Zhuan Falun mempunyai penjelasan tentang penemuan peradaban prasejarah sebagai berikut;

"Di atas bumi ada benua Asia, Eropa, Amerika Selatan, Amerika Utara, Oceania, Afrika dan benua Antartika, yang oleh ilmuwan geologi secara umum disebut 'lempeng kontinental'. Sejak terbentuknya lempeng kontinental sampai seakrang, sudah ada sejarah puluhan juta tahun. Dapat dikatakan pula bahwa banyak daratan berasal dari dasar laut yang naik ke atas, ada juga banyak daratan yang tenggelam ke dasar laut, sejak kondisi ini stabil sampai keadaan sekarang , sudah bersejarah puluhan juta tahun. Namun dibanyak dasar laut, telah ditemukan sejumlah bangunan yang tinggi besar dengan pahatan yang sangat indah, dan bukan berasal dari warisan budaya umat manusia modern, jadi pasti bangunan yang telah dibuat sebelum ia tenggelam ke dasar laut." Dipandang dari sudut ini, misteri asal mula Piramida dasar laut ini sudah dapat dipecahkan.(http://erabaru.or.id/)